| calling all cats! come here kitty-kitty! |


Right Eye 02SECOND CHAPTER. Seorang gadis keluar dari salah satu ruang tidur yang khusus diperuntukkan bagi tamu keluarga dengan wajah masam. Di luar dugaannya tamu dari barat yang harus diurus oleh gadis itu, ternyata memiliki sifat sedikit ceroboh. Lan Fan memang sedikit bersalah karena langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa ijin yang bersangkutan terlebih dahulu. Tapi itu karena walau sudah berkali-kali mengetuk pintu Lan Fan tidak juga mendengar jawaban. Padahal Lan Fan sudah khawatir tamu asing itu masih belum sehat, ternyata dia malah masuk kamar mandi tanpa menyiapkan pakaian ganti dan tidak menutup pintu, seperti anak kecil saja. Padahal raRight Eye 02


Right Eye, Alex's past 022nd Chapter Diserang.Right Eye, Alex's past 02
Selama setahun belajar beladiri di dojo kecil dekat rumahnya, Alex menjadi akrab dengan salah seorang instruktur yang mengajar di situ. Dia adalah instruktur yang dulu kebetulan bertugas menerimanya ketika hendak mendaftar di perguruan beladiri tersebut. Instruktur itu banyak mengajari Alex soal pengaturan tenaga. Berkat itu Alex kecil yang dulu lemah dan sakit-sakitan, dapat segera mengikuti murid perguruan lain dalam belajar beladiri. Tanpa sengaja, hal itu membuat Alex makin mampu mengatur 'kemampuan' nya. Mata kanannya jarang terasa sakit lagi, dan tubuhnya sedikit-demi sedikit menjadi fit. Namun t


Right Eye, Alex's past 011st Chapter Kelahiran Seorang Penghubung Masa LaluRight Eye, Alex's past 01
Hari itu di sebuah rumah sakit Ibu Kota, lahirlah bayi laki-laki sehat dari pasangan antar-bangsa. Tuan Swarz yang jangkung dan berambut pirang tersenyum dengan bangganya pada bayi laki-laki dalam pelukan istrinya yang berambut coklat gelap. Bayi yang mewarisi warna rambut nyonya Swarz itu manis sekali. Matanya yang bulat dan besar berwarna coklat, memandang lembut pada siapa saja yang ada di sekelilingnya. Hidungnya mancung namun masih sedikit terbenam di antara kedua pipi gembulnya. Tuan Swarz perlu menahan diri untuk tidak sering-sering mencubit pipi bayi itu bila


right eye 01-cKetika datang, dia sudah mengira bahwa rumah yang dia datangi ini pasti sangatlah megah. Namun dia tidak menyangka bahwa bagian dalamnya juga sangat luas. Taman depan dan ruang tamu yang dia kunjungi ketika pertama tiba di rumah itu, sama sekali tidak terlihat sepanjang perjalannya dari ruang tidur hingga ke bangunan yang disebut gadis itu sebagai rumah induk. Daripada disebut rumah, tempat itu lebih cocok dibilang kompleks istana. Taman yang begitu banyaknya, semua terawat dengan baik, begitu pula bangunan-bangunanya. Padahal bila melihat desain dan bahannya, pastilah bangunan-bangunan tersebut umurnya sudah sangat tua. Setelah melewatright eye 01-c
--
Furitsuzuku kanashimi wa masshiro na yuki ni kawaru Zutto sora o miageteta Kono karada ga kieru mae ni ima negai ga todoku no nara Mou ichido tsuyoku dakishimete Mou ichido tsuyoku dakishimete..
--ak watch balik ah~
--
tisha-neko puuunch!!! >w<
--
Furitsuzuku kanashimi wa masshiro na yuki ni kawaru Zutto sora o miageteta Kono karada ga kieru mae ni ima negai ga todoku no nara Mou ichido tsuyoku dakishimete Mou ichido tsuyoku dakishimete..
--
tisha-neko puuunch!!! >w<
--
kerjakan semua yang tertundaaaa!
--
kerjakan semua yang tertundaaaa!
kapan laptop lamaku baliiik!!
--
drawing till the end of my life!!
------
I'm sorry for my bad english!!!
------
PLEASE VISIT SORA AND KAIRI PICTURE
--
tisha-neko puuunch!!! >w<
--
drawing till the end of my life!!
------
I'm sorry for my bad english!!!
------
PLEASE VISIT SORA AND KAIRI PICTURE
Previous Page12345...Next Page